admin November 21, 2020

Eks Sekretaris Perusahaan bank mandiri, Rully Setiawan. (ist)

MEDIA STABILITAS.COM,- (JAKARTA)  –  berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-19/MBU/10/2014 tanggal 17 Oktober 2014 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-21/MBU/11/2014 tanggal 7 November 2014 telah ditetapkan persyaratan dan tata cara pengangkatan dan pemberhentian Anggota Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Peraturan Menteri sebagaimana dimaksud huruf a di atas, perlu disesuaikan dengan perkembangan regulasi serta kebutuhan Sumber Daya Manusia BUMN, dengan meningkatkan transparansi dan sistem pengangkatan yang lebih cepat dan efisien. Demikian dikatakan Direktur Peneliti & Investigasi Komite Anti korupsi indonesia (KAKI), Fathullah S. Donggo, di jakarta, kemarin.

Berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dan huruf b di atas, perlu menetapkan Peraturan Menteri BUMN Tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pengangkatan Dan Pemberhentian Anggota Dewan Komisaris Dan Dewan Pengawas BUMN.

Eks Sekretaris Perusahaan Bank mandiri, Rohan hafas. (ist)

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No. 70, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4297 tersebut mengambarkan..

Tidak hanya itu saja,  Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 106 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4756 yang mengatur hal tersebut juga harus diperhatikan, tambahnya.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2003 tentang Pelimpahan Kedudukan, Tugas dan Kewenangan Menteri Keuangan pada Perusahaan Perseroan (Persero), Perusahaan Umum (Perum) dan Perusahaan Jawatan (Perjan) kepada Menteri Negara BUMN (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4305.

Rudi As Aturridha Corporate Secretary yang baru di Bank Mandiri. (ist)

PERAN SEKRETARIS PERUSAHAAN?

Peran Sekretaris Perusahaan :  Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri memiliki peranan yang penting dalam memastikan aspek penghubung (liaison officer) antara Bank dengan pihak eksternal khususnya berkaitan dengan pasar modal, publik serta kebijakan internal berkaitan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang baik.

Dasar Acuan : Ketentuan pembentukan Sekretaris Perusahaan Bank telah mempertimbangkan antara lain peraturan sebagai berikut: • Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 35 /POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik. • Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor : PER-01/MBU/2011 sebagaimana telah diubah dengan PER-09/MBU/2012, Bagian Kesembilan mengenai Sekretaris Perusahaan.

Profil Sekretaris Perusahaan :  Sekretaris Perusahaan diangkat dan diberhentikan berdasarkan keputusan Direksi. Pengangkatan Sekretaris Perusahaan telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan antara lain oleh Peraturan Otoritas terkait (OJK) dan Peraturan Menteri Negara BUMN.

Pada tahun 2014, melalui Surat Keputusan SEVP No. KEP.SEVP/272/2014 tentang Penunjukan dan Penetapan Jabatan Pegawai Bank Mandiri telah ditunjuk Rohan Hafas sebagai Sekretaris Perusahaan. Penunjukkan tersebut telah diumumkan pada tanggal 2 Oktober 2014 melalui surat kabar nasional, yaitu Media Indonesia dan Bisnis Indonesia.

Ketika itu Rohan Hafas Corsec bank mandiri

Rohan Hafas, Warga Negara Indonesia, 54 tahun, menyelesaikan pendidikan S1 dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1987. Beliau memulai karier di Bank Susila Bakti.

Dalam perjalanan kariernya, beliau sempat menjabat sebagai Team Leader Communication Division, Group Head Communication Division dan Division Head Communication Division di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) serta menjadi Corporate Secretary Division Head di PT. Bank Mutiara Tbk. Mulai tanggal 1 Oktober 2014, Rohan Hafas menjabat sebagai Group Head Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan saat ini menjadi Direktur Hubungan Kelembagaan di bank mandiri.

Pedoman Kerja Sekretaris Perusahaan :  Dalam melaksanakan tugasnya, fungsi Sekretaris Perusahaan dijalankan oleh unit kerja Corporate Secretary Group yang pada umumnya menjalankan fungsi, tugas dan tanggung jawab yang secara internal diatur dalam Kebijakan Corporate Secretary Bank Mandiri yang telah ditetapkan dan disahkan oleh Dewan Komisaris dan Direksi Bank Mandiri tanggal 1 Juli 2011 beserta perubahan-perubahannya dengan mempertimbangkan Peraturan otoritas yang berlaku.

Tugas dan Tanggung Jawab Sekretaris Perusahaan :

Tugas dan tanggung jawab Sekretaris Perusahaan, secara garis besar diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Memimpin, mengelola, mengembangkan dan melaksanakan strategi dan program komunikasi korporasi
  2. Melakukan pemenuhan kewajiban perseroan sebagai perusahaan terbuka berdasarkan prinsip-prinsip Good Corporate Governance
  3. Menyediakan dukungan bagi Komisaris, Direksi, Senior Executive Vice President (SEVP) dan pejabat eksekutif lainnya
  4. Menjaga reputasi image Bank
  5. Melaksanakan pengendalian sistem pengamanan Bank
  6. Melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility melalui Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan sesuai sasaran yang tepat sehingga dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan citra positif Bank Mandiri.

Klasifikasi dan Pengembangan Kompetensi Sekretaris Perusahaan : Sejalan dengan klasifikasi Sekretaris Perusahaan yang telah ditetapkan di Pedoman Sekretaris Perusahaan, Sekretaris Perusahaan wajib memiliki pengetahuan yang baik dibidang Hukum/Legal, Akuntansi dan Kesekretariatan. Selain itu, senantiasa mampu menjaga kerahasiaan Bank terkait informasi internal Bank. Hal ini berguna untuk memaksimalkan peran Sekretaris Perusahaan dalam memberikan saran kepada Direksi, Dewan Komisaris serta eksekutif lainnya untuk kepentingan Perusahaan.

Selama tahun 2015, Sekretaris Perusahaan telah mengikuti berbagai Pelatihan/Workshop/ Seminar dalam rangka peningkatan kemampuan atau update knowledge dibidang pengetahuan Sekretaris Perusahaan khususnya mengenai GCG.

Adapun kegiatan tersebut terdokumentasi sebagai berikut : (Materi Pelatihan : Legal, Akuntansi dan Kesekretariatan)

  1. Seminar Pengendalian Gratifikasi
  2. Focus Group Discussion tentang terobosan skema pembiayaan bagi industri kreatif
  3. Seminar Kedeputian mengenai Sosialiasasi PKBL dan Road Map Kementerian BUMN
  4. Acara National Anti Fraud Conference (NACF) 2015.

Penilaian Kinerja Sekretaris Perusahaan l :

Penilaian kerja Sekretaris Perusahaan dilakukan oleh Direktur Utama dengan berdasarkan ketercapaian program kerja pelaksanaan tugas Sekretaris Perusahaan. Penilaian kinerja Sekretaris Perusahaan mencakup kriteria antara lain sebagai berikut :

  1. Aspek Financial Cost Effectiveness
  2. Aspek Customer a. Pelaksanakan keterbukaan Informasi sesuai regulasi . Sekretaris Perusahaan : Peningkatkan posisi Top of Mind Bank Mandiri
  3. Aspek Internal Business Process a. Pelaksanakan program internal komunikasi yang komprehensif b. Pengelolaan Calendar of Event
  4. Aspek People Development Mengembangkan Kompetensi Pegawai.

PERATURAN MENTERI BUMN PER-09/MBU/2012 TANGGAL 06 JULI 2012

Perubahan atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-01/MBU/2011 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) Pada Badan Usaha Milik Negara . Adalah bank Mandiri di nilai belum mampu?. (**) 

Tag              : PT Bank Mandiri.
Penulis       : FS. Donggo
Editor         : FS. Donggo
Redaksi      : Media Stabilitas
Foto            : Kamal Jaya