admin November 26, 2020

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo. (Foto/ist)

MEDIA STABILITAS.COM,- (JAKARTA 26/11/2020) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Ini merupakan langkah untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara disiplin dan patuh oleh semua pihak.

Tak terkecuali Polri. Instritusi ini diminta bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam melakukan patroli. Polri juga diarahkan untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dengan tujuan supaya masyarakat ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Presiden Joko Widodo. (Foto/ist)

Menanggapi hal ini, Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengantisipasi pandemi corona yang begitu masif, dengan berbagai cara. Misalnya, mengeluarkan aplikasi pembayaran pajak online. Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat mengurus pajak kendaraanta di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomoyogo mengatakan, aplikasi itu di-launching bertepatan dengan hari lalu lintas Bhayangkara ke-65. Aplikasi itu bernama Si Ondel atau onl Aplikasi ini diciptakan untuk meminimalisir penyebaran virus Corona.

“Salah satu upaya cegah penularan penyakit ini menghindari kerumunan dan mengurangi interaksi antar orang,” kata Sambodo. Selain itu, Ditlantas juga meluncurkan teknologi informasi secara adaptif di era revolusi industri 4.0. Sepderti Pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Tahap II dan Aplikasi Jaga Simpang (Si Jampang).

“Peluncuran teknologi informasi tersebut untuk menerapkan strategi baru menuju Pelayanan Standar Budaya Baru (PSBB) demi terwujudnya pelayanan priine delivery. Aplikasi sementara hanya bisa digunakan oleh pengguna  ponsel berbasis android.

Pelayanan prima kepada masyarakat,” ujar Sambodo, sekaligus menjadi cara untuk mengisi Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-65 yang jatuh pada tanggal 22 September 2020 lalu. “ K a m i m e n g a d o p s i teknologi informasi secara adaptif di era revolusi industri 4.0,” kata Sambodo. Sambodo mengatakan, pihaknya diawal baru mengoperasikan 12 titik ETLE.

Namun, berkat dukungan anggaran dari Pemprov DKI Jakarta, ETLE telah dikembangkan pada 45 titik baru. Hingga kini, Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengoperasionalkan 57 kamera ETLE. “Harapannya, penambahan 45 kamera ETLE ini akan mampu meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara di ibu kota serta menghindari kontak fisik antara pelanggar dan petugas dalam proses penegakan pelanggaran hukum lalu lintas, ujarnya.

Sementara, Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menginstruksikan personelnya yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Cipta Kerja untuk menjalani rapid tes Covid-19.

“Kita periksa semua tanpa terkecuali,” kata Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Minggu (18/10/2020). Arahan yang disampaikan Sambodo menyusul ditemukannya delapan personel Polres Metro Bekasi yang terkonfirmasi Covid-19.

Lima orang ditemukan usai mengamankan demo penolakan Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker). Sementara tiga orang prademo Anti UU Ciptaker. Sambodo menerangkan, pihaknya sebetulnya rutin mengadakan rapid tes Covid-19 untuk personel Ditlantas Polda Metro Jaya.

Tapi, saat ini seluruh anggota yang bertugas mengamankan demo wajib diperiksa kesehatannya. Dia mengingatkan seluruh anggota untuk mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dia menyampaikan, pihaknya selalu menyiapkan hand sanitizer, dan masker dipergunakan oleh anggota. “Kami bekali semua anggota dengan kebutuhan protokol kesehatan,” ucap dia.

Polantas Masuk Kampung

Selain itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membagikan 30 ton beras untuk masyarakat yang terdampak virus corona (COVID-19) di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Sambodo mengatakan, petugas membagikan kebutuhan bahan pokok itu ke rumah warga (door to door) di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Petugas membagikan secara langsung ke rumah warga untuk menghindari kerumunan atau antrean sesuai protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan virus corona. Ditlantas juga menyebut adanya program ‘Polantas Masuk Kampung’ membagikan 25 ton beras.

Setiap kepala keluarga yang terdampak COVID-19 menerima bantuan beras sebanyak 5 kilogram. “Pembagian sembako ini lebih meluas dan bisa meringankan saudara-saudara kita yang kekurangan,” ujar Sambodo. Pada pekan lalu, Ditlantas juga membagikan bantuan 25 ton beras dengan sasaran masyarakat di pinggir jalan seperti tukang taman, pengemudi ojek daring, pengemudi taksi, tukang becak dan lainnya.

Dirlantas Polda Metro Jaya Terangkan Perbedaan Operasi Zebra di Era Covid

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengatakan Operasi Zebra Jaya 2020 difokuskan kepada upaya menekan angka pelanggaran lalu lintas melalui pencegahan dan edukasi terhadap pengguna jalan.

“Fokus Operasi Zebra Jaya 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, fokusnya pada upaya preemtif dan preventif dibanding represif. Kami lebih banyak mengadakan sosialisasi edukasi dan teguran simpatik ketimbang penilangan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mako Polda Metro Jaya, Selasa, lalu.

Selain tertib berlalu lintas, Sambodo juga mengatakan Operasi Zebra Jaya 2020 juga menjadi momen bagi Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengajak masyarakat tertib terhadap protokol kesehatan.

“Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi tertib lalu lintas dan protokol COVID-19,” tambahnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra 2020 telah dimulai pada Senin 26 Oktober 20202 dan akan berlangsung hingga Minggu, 8 November 2020. Ada tiga jenis pelanggaran yang menjadi fokus dalam pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2020 melawan arus lalu lintas, pelanggaran stop line, dan kendaraan roda dua yang tidak helm.

Dia mengatakan Operasi Zebra 2020 tidak menerapkan sistem razia stationer dan mengutamakan sistem “hunting” di titik rawan pelanggaran lalu lintas. (**)

Tag              : Berita Ditlantas PMJ 2020
Penulis       : Salahudin Ramli  
Editor         : FS. Donggo
Redaksi      : Media Stabilitas
Foto            : Kamal Jaya