admin June 16, 2020

2020, Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan. @ Media Stabilitas Group. (ist)

MEDIA STABILITAS.COM – JAKARTA. Beberapa waktu yang lalu, ada sekitar tiga Bank plat merah mengganti sekretaris perusahaan yang baru. Ketiga bank tersebut yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN).

Dalam laman resminya, penunjukan Amam sesuai dengan Keputusan Direksi No. R. 12.e-DIR/HCB/01/2020 tanggal 27 Januari 2020. Dalam perjalanan karirnya, Amam telah menjabat berbagai posisi di BRI antara lain General Manager Kantor Cabang LN New York, dan Kepala Divisi Bisnis Internasional.

2020, Amam Sukriyanto Corporate Secretary BRI. ©2020 Media Stabilitas Group (ist)

Sementara itu, PT Bank Mandiri juga belum lama ini menunjuk Rully Setiawan sebagai Sekretaris Perusahaan. Dalam keterangan resminya, Rully menggantikan Rohan Hafas yang kini dipromosikan menjadi Senior Excecutive Vice President (SEVP) Corporate Relations Bank Mandiri.

Vice President Corporate Communications Bank Mandiri Rudi As Aturridha mengatakan, sebagai sekretaris perusahaan, nantinya Rully Setiawan akan bertanggung jawab dalam mengelola strategi dan aktivitas komunikasi Bank Mandiri. 

“Beliau juga akan mengelola penyaluran corporate social responsibility serta kepatuhan terhadap regulator, termasuk dalam pengelolaan brand Bank Mandiri,” Jelas Rudi dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, Rully Setiawan merupakan Regional CEO Bank Mandiri wilayah Bali dan Nusa Tenggara sejak 2018 lalu. Rully bergabung di Bank Mandiri sejak tahun 2001 melalui program pengembangan pimpinan Tay Officer Development Program.

Sedangkan pada bagian lain, yaitu PT Bank BTN Tbk resmi menunjuk Ari Kuriaman menjadi Sekretaris Perusahaan BTN yang baru, menggantikan Achmad Chaerul. Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Dewan Komisaris no. 44/KOM/BTN/III/2020 tanggal 11 Maret 2020 perihal Persetujuan Usulan Calon Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan (Corporate Secretary). 

Sebelumnya, Ari menjabat sebagai wakil Kepala Cabang Bank BTN Bandung dan terakhir menduduki posisi sebagai Kepala Cabang Bank BTN Cawang. Pada posisi barunya tersebut, Ari bertanggung jawab mengelola komunikasi internal maupun eksternal perusahaan. Kewenangan tersebut termasuk menangani Corporate Social Responsibility (CSR).

Kredit Macet Bank mandiri Tertangani Baik?

Perseroan memiliki sejumlah strategi untuk menjaga kesinambungan bisnis pelaku UMKM. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk telah menyiapkan langkah-langkah strategi mengantisipasi rasio kredit bermasalah atau non perfoming loan (NPL) di tengah penyebaran virus corona. Hal ini sejalan dengan komitmen perseroan untuk mendukung sektor UMKM dan mengikuti kebijakan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, perseroan memiliki sejumlah strategi untuk menjaga kesinambungan bisnis pelaku UMKM. “Kami selalu monitoring berkelanjutan atas kemampuan usaha nasabah UMKM serta intensifikasi pendampingan usaha,” ujarnya.

Menurutnya, perseroan juga aktif merekemondasikan kepada para nasabah UMKM sebagai value chain wholesale dan mengenalkan beragama solusi bisnis digital terkini untuk meningkatkan produktivitas usaha. 

“Kami juga membantu proses pemasaran dengan penyelenggaraan event-event promo saat kondisi sudah baik. Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat empat bank BUMN telah melakukan restrukturisasi kredit dengan total nilai Rp 28,7 triliun. Adapun empat bank BUMN diantaranya BRI, BNI, BTN dan Bank Mandiri.

Rully: CORSEC Adalah Bertanggungjwab ?

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, Sekretaris Perusahaan adalah orang perseorangan atau penanggung jawab dari unit kerja yang menjalankan fungsi sekretaris perusahaan.

Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri berada di bawah supervisi langsung Direktur Utama dan merupakan organ pendukung perusahaan yang bertindak sebagai mediator Bank dengan para pemangku kepentingan seperti regulator, investor dan masyarakat luas khususnya hal yang terkait dengan pasar modal yang bertanggung jawab untuk memastikan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan perundangundangan yang berlaku sebagai bagian dari implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik (GCG).

Selain itu Sekretaris Perusahaan bertanggungjawab untuk senantiasa menjaga citra baik Bank Mandiri di mata para pemangku kepentingan secara luas. Dasar Pengangkatan Sekretaris Perusahaan Pembentukan, pengangkatan, dan pelaksanaan fungsi serta tugas Sekretaris Perusahaan, antara lain mengacu pada :

1. Anggaran Dasar Bank Mandiri

2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik.

3. Surat Keputusan Direksi PT. Bursa Efek Indonesia No. Kep-00001/BEI/01-2014 Perihal Perubahan Peraturan Nomor I-A: Tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat.

4. Peraturan Menteri Negara BUMN No: PER-01/MBU/2011 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara, sebagaimana telah diubah dengan PER-09/MBU/2012.

5. Undang-undang No.19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara.

6. Surat Keputusan Menteri BUMN No. KEP117/MMBU/2002 tanggal 31 Juli 2002.

7. Keputusan Direksi BEJ No.339/BEJ/07-2001 tanggal 20 Juli 2001 Perihal Perubahan Ketentuan huruf C.2.e Peraturan Pencatatan Efek Nomor I-A: Tentang Ketentuan Umum Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas di Bursa.

8. Peraturan No.IX.I.4 Keputusan Ketua Bapepam No.Kep 63/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996.

9. Surat Keputusan SEVP No. KEP.SEVP/272/2014 tanggal 30 September 2014.

Struktur Sekretaris Perusahaan Sekretaris Perusahaan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Utama, dimana dalam pelaksanaan fungsi dan tugasnya terbagi dalam 6 (enam) bidang, yaitu :

1. Aktivitas Bank Mandiri sebagai Perusahaan Terbuka, termasuk melaksanakan tata kelola perusahaan khususnya yang terkait dengan ketentuan Pasar Modal yang dilakukan oleh Unit Kerja Capital Market Assurance Department 2

 2. Aktivitas Komunikasi Korporasi yang dilakukan oleh Unit Kerja Corporate Communications Department

3. Aktivitas Kesekretariatan yang dilakukan oleh Unit Kerja Office of the Board Department

4. Aktivitas Stakeholder Management yang dilakukan oleh Unit Kerja Institutional Relation Department

5. Aktivitas Corporate Social Responsibility yang dilakukan oleh Unit Kerja Corporate Social Responsibility Center Department 6. Aktivitas Pengamanan yang dilakukan oleh Unit Kerja Security Services Department Dalam pelaksanaan fungsi dan tugas masing-masing departemen, tetap dilakukan koordinasi dan disupervisi langsung oleh Sekretaris Perusahaan.

Fungsi Dan Tugas Sekretaris Perusahaan?

Fungsi Dan Tugas Sekretaris Perusahaan Mengacu pada Pasal 5 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2014 tentang Sekretaris Perusahaan Emiten atau Perusahaan Publik, fungsi Sekretaris Perusahaan adalah melaksanakan tugas paling kurang meliputi :

1. Mengikuti perkembangan pasar modal khususnya peraturan perundangan yang berlaku di bidang pasar modal.

2. Memberikan masukan kepada Direksi dan Dewan Komisaris untuk mematuhi ketentuan peraturan perundangan di bidang pasar modal.

3. Membantu Direksi dan Dewan Komisaris dalam pelaksanaan tata kelola perusahaan yang meliputi :

a. keterbukaan informasi kepada masyarakat, termasuk ketersediaan informasi pada Situs Web Emiten

b. penyampaian laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan tepat waktu

c. penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Umum Pemegang Saham

d. penyelenggaraan dan dokumentasi Rapat Direksi dan/atau Dewan Komisaris; dan

e. pelaksanaan program orientasi terhadap perusahaan bagi Direksi dan/atau Dewan Komisaris.

4. Sebagai penghubung antara Emiten dengan pemegang saham, OJK dan pemangku kepentingan lainnya. Sejalan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tersebut, Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri juga memiliki Kebijakan dan Standar Pedoman sebagai landasan Sekretaris Perusahaan dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya antara lain :

1. Aktivitas Bank sebagai Perusahaan Terbuka :

a. Melaksanakan Keterbukaan Informasi termasuk pelaporanpelaporan kepada Regulator sehubungan status Bank sebagai perusahan terbuka.

b. Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Umum Pemegang Saham.

c. Melaksanakan pelaporan-pelaporan sesuai ketentuan perundangan lainnya yang menjadi kewenangan unit kerja Corporate Secretary.

d. Mengelola administrasi pemegang saham Bank Mandiri.

e. Menyelenggarakan kegiatan-kegiatannya lainnya yang berkaitan dengan Aksi Korporasi dan/atau keterbukaan informasi lainnya.

f. Melaksanakan fungsi kepatuhan Bank terhadap peraturanperaturan di bidang pasar modal.

2. Aktivitas Komunikasi Korporasi

a. Menetapkan kebijakan dan strategi komunikasi Korporasi bersama-sama dengan Unit Kerja Marketing Communication termasuk :

1) Menetapkan peraturan tentang penyelenggaraan komunikasi.

2) Menetapkan brand image dan brand positioning. b. Melakukan aktivitas komunikasi yang bersifat korporasi kepada pemangku kepentingan internal maupun eksternal Korporasi antara lain :

1) Melaksanakan pemberitaan dan iklan di media massa termasuk media online.

2) Melaksanakan tindakan antisipatif dan korektif atas setiap pemberitaan dan iklan di media massa termasuk media online.

3) Mendukung Unit Kerja Customer Care dan unit-unit kerja terkait dalam penyelesaian keluhan nasabah.

4) Melaksanakan pengelolaan Portal dan Website Bank bersama-sama dengan Unit Kerja Marketing Communication, Unit Kerja Pengelola Produk dan Jasa serta Unit Kerja Teknologi Informasi.

5) Melaksanakan fungsi pengelolaan risiko yang meliputi proses identifikasi, pengukuran, pemantauan dan pengendalian manajemen risiko reputasi.

c. Mengadakan dan melaksanakan kegiatan tertentu (event/acara/sponsorship) sebagai pelaksanaan strategi komunikasi yang bersifat korporasi serta pengelolaan reputasi/risiko reputasi.

3. Aktivitas Kesekretariatan

a. Menyelenggarakan dan mendokumentasikan Rapat Direksi dan Rapat Dewan Komisaris.

b. Mengadministrasikan dokumen perusahaan termasuk mengatur atau menetapkan peraturan tentang persuratan dan pengelolaan dokumen perusahaan.

c. Melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mendukung fungsi dan kegiatan kerja Dewan Komisaris, Direksi dan SEVP.

4. Aktivitas Corporate Social Responsibility

a. Menetapkan strategi dan melaksanakan kegiatan-kegiatan Aktivitas Corporate Social Responsiblity

b. Melaksanakan kegiatan lainnya yang sejenis baik yang merupakan pelaksanaan program pemerintah maupun dengan bekerjasama dengan pihak ketiga seperti Program Kemitraan dan Bina Lingkungan dan pemberian sumbangan atau donasi sehubungan dengan bencana alam.

5. Aktivitas Pengamanan Melaksanakan kegiatan pengamanan yang bertujuan untuk mendukung kelancaran dan ketertiban kegiatan operasional Bank termasuk mengatur dan menetapkan peraturan tentang pelaksanaan pengamanan perbankan nasional secara umum. (*)

Penuis : FS. Donggo

Editor : Fathullah S.D.