admin October 31, 2020

2020, Darmawan Junaidi, direktur utama PT Bank Mandiri Tbk. (Foto:ist)

MEDIA STABILITAS.COM, – (JAKARTA)  –  Pada  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Mandiri Tbk meresmi memutuskan Darmawan Junaidi sebagai direktur utama perseroan, menggantikan Royke Tumilaar yang diangkat menjadi direktur utama BNI pada September lalu. Di bawah nakhoda baru ini diharapkan Bank Mandiri bisa menjadi salah satu bank terbaik di Asia.

Pengamat ekonomi Piter Abdullah menilai, sebagai orang yang tumbuh di Bank Mandiri pasti Darmawan sangat paham kelebihan yang dimiliki dan masalah yang dihadapi emiten pelat merah tersebut. Kenyataan itu sangat membantu dalam mengambil kebijakan yang nanti dia dibutuhkan.

“Saya kira memang ada baiknya diambil dari internal Mandiri. Sebagai orang yang tumbuh di Mandiri, pasti Pak Darmawan sangat paham kelebihan yang dimiliki dan masalah-masalah yang dihadapi Mandiri,” katanya saat dihubungi di Jakarta kemarin.

Terlebih, latar belakang Darmawan di treasury dan itu akan sangat membantu Bank Mandiri mengelola asetnya di tengah pandemi saat ini. Piter pun berharap, dengan nakhoda baru Mandiri bisa menjadi bank terbaik di Asia.

“Harapannya di bawah Pak Darmawan Bank mandiri bisa menjadi salah satu bank terbaik, tidak saja di Indonesia tetapi juga di ASEAN, bahkan nanti bisa di Asia. Selamat untuk Pak Darmawan,” ungkap Piter.

Dihubungi Terpisah, Pengamat ekonomi dari Indef, Nailul Huda, mengatakan, Bank Mandiri sebagai satu dari empat bank terbesar di Indonesia pasti akan menjadi bank berpengaruh bagi perekonomian nasional ataupun bagi bank-bank lain. Adanya masalah di Bank Mandiri pasti akan menjadi isu nasional.

“Jadi, peran dan tantangan Bank Mandiridalam perekonomian nasional sangat penting. Bank Mandiri juga menjadi salah satu garda terdepan dalam program pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Nailul mengingatkan, tugas-tugas Bank Mandiri seperti menggenjot permintaan kredit, menjaga NPL, dan sebagainya sudah menanti di depan mata direksi baru. Direksi baru harus benar-benar mengerti kondisi ekonomi dan kondisi internal perbankan. 

 Dipilihnya direksi dari internal menunjukkan proses regenerasi di internal Bank Mandiri berjalan lancar. Direksi yang baru pasti sudah hafal kondisi perbankan dan bisa melanjutkan program pengembangan di internal Bank Mandiri. “Sinyal seharusnya positif bagi perekonomian, karena pergantian Bank Mandiri berjalan dengan efektif dan mulus,” katanya.

Pada RUPSLB Bank Mandiri yang diselenggarakan kemarin, selain menunjuk Darmawan menjadi direktur utama, pemegang saham juga memutuskan Alexandra Askandar menjadi wakil direktur utama Bank Mandiri. Adapun Sigit Prastowo akan menjabat direktur keuangan dan strategi.

Alexandra sebelumnya adalah Direktur Corporate Banking Bank Mandiri dan Sigit sebelumnya pernah menjabat Direktur Keuangan di BNI. Selain tiga posisi tersebut, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Rohan Hafas menjadi direktur hubungan kelembagaan, dan Susana Indah Kris Indriati menjadi direktur corporate banking. Adapun posisi direktur operasi akan dijabat oleh Tony Eko Boy Subari.

Di luar itu, Hery Gunardi mendapatkan tugas dari Kementerian BUMN untuk menyelesaikan merger bank-bank syariah BUMN. Penugasan tersebut dilatarbelakangi kecakapan dan pengalaman Hery dalam mengawal proses merger pembentukan Bank Mandiri sebelumnya sehingga diharapkan akan membantu proses merger bank-bank syariah BUMN agar berjalan mulus. 

 Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, penunjukan bankir internal untuk mengisi pucuk pimpinan perseroan merupakan bentuk kepercayaan pemegang saham kepada sistem pengembang sumber daya manusia di Bank Mandiri dalam pembentukan talenta terbaik untuk dapat membawa Bank Mandiri menjadi institusi keuangan terbaik di Tanah Air.

“Dengan komposisi direksi ini, kami optimistis jajaran direksi akan semakin solid dan kompak dalam membawa Bank Mandiri mengarungi kondisi perekonomian di tengah pandemi Covid-19,” katanya saat konferensi pers virtual di Jakarta kemarin.

Apalagi tantangan di industri perbankan terus meningkat karena ketidakpastian ekonomi ke depan. Persaingan usaha yang semakin ketat serta perkembangan teknologi finansial dalam berbagai aspek kehidupan juga menuntut dibutuhkannya solusi inovatif untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkesinambungan. 

Rully melanjutkan, pengurus baru juga diyakini akan dapat mendukung berbagai program nasional untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia, baik melalui program penyaluran pembiayaan dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), program restrukturisasi kredit UMKM, maupun program bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19. 

Rekam Jejak Darmawan Junaidi, CEO Baru Bank Mandiri

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Darmawan Junaidi sebagai direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Darmawan menggantikan Royke Tumilaar yang ditunjuk sebagai direktur utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Ditunjuknya Darmawan sebagai direktur utama sesuai keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar, Rabu (21/10/2020).

Siapa Darmawan Junaidi?

Mengutip laman resmi Bank Mandiri, sebelum ditunjuk sebagai direktur utama, Darmawan ialah Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management. Ia mengemban tugas itu sejak Agustus 2017.

Karir Darmawan di Bank Mandiri lebih banyak di bidang treasury, sejak merger Bank Mandiri pada tahun 1999 hingga mendapat penugasan sebagai Group Head Treasury Bank Mandiri pada 2016.

Di bidang distribution, pernah bertugas sebagai Regional CEO Bali & Nusa Tenggara Bank Mandiri pada 2015.

Pada RUPS Bank Mandiri Desember 2019, ia kembali ditunjuk sebagai Direktur Treasury, International Banking, & Special Asset Management, yang juga bertanggung jawab atas keberhasilan upaya loan recovery, legal dan penyediaan solusi transaction banking wholesale segment.

Selain di Bank Mandiri, pada tahun 2016 hingga 2017 ditugaskan sebagai Direktur Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Ia juga sempat menjabat sebagai Plt Direktur Utama di perusahaan yang sama periode Mei-Agustus 2017. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT Semen Kupang Indonesia pada November 2016 hingga Agustus 2017.

Berikut susunan lengkap direksi Bank Mandiri 2020  :

  1. Direktur Utama: Darmawan Junaidi
  2. Wakil Direktur Utama: Alexandra Askandar (sebelumnya sebagai Direktur Corporate Banking)
  3. Direktur Manajemen Resiko: Ahmad Siddik Badrudin
  4. Direktur Informasi dan Teknologi: Rico Usthavia Frans
  5. Direktur Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia: Agus Dwi Handaya
  6. Direktur Commercial Banking: Riduan
  7. Direktur Treasury and International Banking: Panji Irawan (Sebelumnya Direktur Operation)
  8. Direktur Jaringan dan Retail Banking: Aquarius Rudianto
  9. Direktur Hubungan Kelembagaan: Rohan Hafas (Sebelumnya Senior Executive Vice President Corporate Relation)
  10. Direktur Corporate Banking: Susana Indah Kris Indriati (Sebelumnya Senior Vice President Corporate Banking)
  11. Direktur Operation: Tony Eko Boy Subari (sebelumnya Direktur Utama Bank Syariah Mandiri)
  12. Direktur Keuangan dan Strategi: Sigit Prastowo (sebelumnya Direktur Keuangan Bank BNI). (@)

Tag              : PT Bank Mandiri Tbk
Penulis       : Salahudin Ramli  
Editor         : FS. Donggo
Redaksi      : Media Stabilitas
Foto            : Kamal Jaya