admin November 19, 2020

2020, Rully Setiawan sebagai Corporate Secretary bank mandiri. (Foto:Dok)

MEDIA STABILITAS.COM, – (JAKARTA)  –  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menunjuk Rully Setiawan sebagai Corporate Secretary.

Rully menggantikan posisi Rohan Hafas yang kini menjadi Direktur Kelembagaan di Bank Mandiri.

Menurut Vice President Corporate Communications Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, sebagai Corporate Secretary, nantinya Rully akan bertanggung jawab dalam mengelola strategi dan aktivitas komunikasi Bank Mandiri sebagai bagian dari upaya penguatan reputasi perseroan.

“Selain itu, beliau juga akan mengelola penyaluran Corporate Social Responsibility serta kepatuhan terhadap regulator, termasuk dalam pengelolaan brand Bank Mandiri,” ungkap Rudi.

Rully Setiawan sebelumnya adalah Regional CEO Bank Mandiri wilayah Bali dan Nusa Tenggara sejak tahun 2018. Pria kelahiran tahun 1978 ini bergabung di Bank Mandiri sejak tahun 2001 melalui program pengembangan pimpinan atau Officer Development Program.

Bank Mandiri sendiri, merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia dengan layanan finansial kepada nasabah yang meliputi segmen usaha Corporate, Commercial, Micro & SME, Consumer Banking, Treasury dan International Banking.

Bank Mandiri saat ini bersinergi dengan beberapa perusahaan anak untuk mendukung bisnis utamanya, yaitu: Mandiri Sekuritas (jasa dan layanan pasar modal), Bank Syariah Mandiri (perbankan syariah), Bank Mandiri Taspen/Mantap (Kredit UMKM), AXA-Mandiri Financial Services (asuransi jiwa), Mandiri InHealth (asuransi kesehatan), Mandiri AXA General Insurance (asuransi umum), Mandiri Tunas Finance (jasa pembiayaan), Mandiri Utama Finance (jasa pembiayaan), Mandiri International Remittance (remitansi), Mandiri Europe (treasury & financial institution), dan Mandiri Capital Indonesia (Pembiayaan modal ventura).

Hingga Desember 2019, jaringan Bank Mandiri telah tersebar di seluruh Indonesia yang meliputi 4.313 jaringan kantor, meliputi; 2.583 cabang dan 1.730 jaringan mikro yang terdiri dari unit mikro dan kios mikro.

Layanan distribusi Bank Mandiri juga dilengkapi dengan 18.291 unit ATM yang terhubung dalam jaringan ATM Link, ATM Bersama, ATM Prima dan Visa/Plus, Electronic Data Capture (EDC) serta jaringan e-banking, yang meliputi; Mandiri Online, SMS Banking dan Call Center 14.000.

Antisipasi Dampak Corona, Ini Kebijakan Khusus yang Diberikan Bank Mandiri kepada Para Nasabah

Perekonomian Indonesia saat ini mulai terdampak pandemi Covid-19. Usaha yang terkena imbas sejak awal antara lain sektor pariwisata, pusat-pusat perbelanjaan, restoran, serta pelaku UMKM dan sektor informal seperti nelayan, driver ojek online maupun driver online.

Bank Mandiri sebagai satu diantara bank penggerak perekonomian Indonesia, memahami dan melakukan langkah antisipasi untuk mendukung para pelaku perekonomian yang menjadi nasabahnya.

Menurut Bank Mandiri, nasabah saat ini memerlukan perhatian dengan segera dan menyambut kegelisahan para mitra, dengan menerapkan kebijakan pemerintah yang baru-baru ini disampaikan Presiden Republik Indonesia Jokowi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Adapun penerapan kebijakan tersebut antara lain nasabah terdampak Covid-19, dengan pinjaman kurang dari Rp10 miliar, mendapatkan keringanan berupa penundaan pembayaran angsuran,” jelas Rully Setiawan, Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dalam siaran pers yang diterima Media Stabilitas.com belum ini.

Lanjutnya, nasabah yang pinjamannya di atas Rp10 miliar, Bank Mandiri sudah mengantisipasi dan menginventarisasi dengan menerapkan kebijakan penundaan, rescheduling, pengurangan suku bunga, restrukturisasi bagi nasabah-nasabah yang setelah dievaluasi terdampak Covid-19.

“Nasabah yang berada di zona merah akan diberikan keringanan penundaan pembayaran pokok, dan pengenaan suku bunga sampai dengan nol persen selama maksimal 1 tahun,” sebutnya.

Relaksasi kredit kendaraan bermotor bagi pengemudi ojek online dan driver online juga diberikan, serta penetapan kolektibiltas kredit didasarkan pada ketepatan pembayaran angsuran.

“Kredit yang direstrukturisasi akan ditetapkan lancar sejak restrukturisasi dilakukan,” jelasnya.

Untuk teknis implementasi relaksasi tersebut, secara detil akan mengacu pada peraturan OJK yang terkait dengan kebijakan ini dan disesuaikan dengan profil nasabah masing-masing. (@)

Tag              : PT Bank Mandiri Tbk
Penulis       : Salahudin Ramli  
Editor         : FS. Donggo
Redaksi      : Media Stabilitas
Foto            : Kamal Jaya